World Wrestling 23: Panduan Lengkap Karakter & Strategi Counter Terbaik 2026
Kamu baru saja membeli World Wrestling 23, terjun ke ring online, dan… dihajar habis-habisan. Karakter lawan yang satu itu selalu mengunci kamu, combo-nya tak terbendung, dan rasanya seperti bermain catur sementara mereka sudah tahu tiga langkah ke depan. Saya pernah di posisi itu. Setelah ratusan jam bertarung dan menganalisis frame data di lab, saya menemukan satu kebenaran sederhana: memenangkan WW23 bukan tentang menguasai satu karakter saja, tapi tentang memahami bagaimana semua karakter saling menghancurkan.
Artikel ini bukan sekadar daftar gerakan. Ini adalah toolkit strategis yang akan memberimu dua hal: penguasaan mendalam atas karaktermu sendiri dan, yang lebih krusial, peta lengkap untuk meng-counter setiap ancaman di roster. Kita akan bahas combo tersembunyi, logika di balik tier list, dan strategi matchup spesifik yang jarang dibahas di forum biasa. Siap untuk naik peringkat?

Memahami DNA Karakter: Lebih Dari Sekadar Tier List
Sebelum kita bahas cara mengalahkan orang lain, kamu harus tahu siapa dirimu. Di WW23, setiap karakter dibangun di atas “DNA” tertentu—sebuah filosofi desain yang menentukan bagaimana mereka seharusnya dimainkan. Memahami ini lebih penting daripada sekadar lihat tier list.
Jangan Terpaku pada Tier List Saja.
Tier list dari pro player seperti Maximilian Dood atau analisis dari situs seperti EventHubs berguna, tapi itu bukan segalanya. Karakter tier-B di tangan yang paham matchup bisa menghancurkan karakter tier-S yang dimainkan dengan kaku. Contohnya, “The Boulder”, sang power grappler, secara umum dianggap mid-tier karena gerakannya lambat. Tapi, dalam matchup melawan zoner seperti “Spectre”, dia bisa menjadi mimpi buruk karena armor pada dash-nya yang bisa menerobos projectile.
Analisis Frame Data: Bahasa Rahasia Kemenangan.
Ini adalah keahlian yang memisahkan pemain casual dengan kompetitif. Frame data adalah angka di balik setiap gerakan.
- On Block: Jika gerakanmu -5 on block, berarti lawan bisa balas menyerang 5 frame lebih cepat. Gerakan yang aman biasanya -2 hingga -4.
- On Hit: Gerakan yang memberikan frame advantage besar (+ on hit) adalah kunci untuk memulai pressure.
- Start-up: Gerakan dengan start-up cepat (6-7 frame) adalah “jabs” andalanmu untuk menginterupsi serangan lawan.
Saya menghabiskan waktu di mode latihan, menguji gerakan “Viper” yang terkenal cepat. Saya menemukan bahwa s.LP (light punch berdiri) miliknya, yang start-up 6 frame, bukanlah interrupt terbaiknya. Justru c.MP (medium punch crouching) dengan start-up 7 frame memiliki jangkauan dan hitbox yang jauh lebih superior untuk mengantisipasi lompatan lawan. Ini adalah informasi kecil yang mengubah permainan.
Breakdown Karakter & Arsenal Rahasia Mereka
Mari kita selami beberapa karakter yang paling sering ditemui (dan paling membuat frustrasi) di ranked match, lengkap dengan senjata rahasia dan celah yang bisa dieksploitasi.
1. Spectre: Sang Penghalau & Cara Menerobosnya
Spectre adalah zoner klasik. Strateginya sederhana: jaga jarak, hujani dengan projectile (“Phantom Bolt”), dan hukum lawan yang nekat mendekat dengan “Shadow Uppercut” anti-air.
Yang Sering Dilewatkan:
- Senjata Rahasia: Kombo “Ghost Step” (quarter-circle back + K) bukan hanya untuk repositioning. Jika diikuti dengan s.HK (heavy kick berdiri) tepat saat melewati lawan, itu menjadi overhead low-profile yang sangat sulit dibaca.
- Cara Counter (The Boulder Perspective): Seperti yang saya singgung, Spectre lemah terhadap armored moves. Sebagai Boulder, gunakan “Mountain Crusher” (charge back, lalu forward + P) yang memiliki armor frame di awal. Timing-nya pas untuk menerobos bolt dan langsung memberi damage besar. Kelemahan Spectre: Dia sangat bergantung pada ruang. Dorong dia ke sudut ring, dan pilihan gerakannya menyusut drastis.
2. Viper: Rushdown yang Tak Kenal Ampun & Titik Lemahnya
Viper adalah badai tekanan. Dia didesain untuk terus mendekat, mengunci lawan dengan string tekanan plus-on-block, dan menghukum dengan kombo panjang.
Yang Sering Dilewatkan:
- Senjata Rahasia: Banyak pemain Viper spam “Crosswire” (shoryuken motion + P) sebagai kombo ender. Tapi, versi Light Crosswire memiliki recovery yang cukup cepat untuk melakukan “okizeme” atau set-up tekanan setelah knockdown, yang lebih berbahaya daripada damage ekstra.
- Cara Counter (Dengan Karakter “Netral” seperti Sentinel): Jangan panik dan coba menginterupsi tekanan acaknya. Karakter dengan jab cepat dan projectile baik seperti Sentinel, harus fokus pada “Spacing Netral”. Gunakan “Homing Probe” (quarter-circle forward + P) bukan untuk damage, tapi untuk mengganggu ritme Viper. Paksa dia untuk melompat, lalu bantam dengan “Rocket Uppercut” (dp + P) anti-air yang solid. Kelemahan Viper: Defense dan health pool-nya rendah. Jika kamu berhasil “reverse the pressure” dan memojokkannya, damage yang dia terima akan sangat signifikan.
3. The Boulder: Powerhouse yang Lambat & Jebakannya
Boulder adalah mimpi buruk di close range. Satu command grab-nya, “Canyon Driver” (360 motion + P), bisa menghapus 30% health. Tujuannya adalah mendekat.
Yang Sering Dilewatkan:
- Senjata Rahasia: “Fissure Stomp” (down-down + K) terlihat seperti gerakan biasa. Tapi, ini adalah “meaty” yang sempurna setelah knockdown. Aktifkan tepat saat lawan bangun, dan jika mereka mencoba serangan apa pun, mereka akan kena counter hit yang bisa dikonversi menjadi grab.
- Cara Counter (Dengan Zoner seperti Spectre): Ini adalah permainan menjaga jarak absolut. Jangan pernah gunakan projectile yang memiliki recovery panjang di depan hidungnya. Gunakan projectile cepat untuk mengganggu, dan selalu siap dengan backdash atau lompat ke belakang saat dia mulai charge. Paksa dia untuk melakukan lompatan nekat, lalu anti-air. Kelemahan Boulder: Semua gerakan utamanya linier dan dapat diprediksi. Karakter dengan mobility tinggi (seperti Viper) bisa “menggoda” dan menghindar dari jangkauannya.
Membangun Gameplan: Dari Reaksi Menjadi Prediksi
Menguasai karakter adalah langkah pertama. Langkah kedua adalah mengotak-atik strategi berdasarkan lawan.
Fase 1: Pengenalan (30 Detik Pertama)
- Tes reaksi lawan terhadap projectile. Apakah mereka melompat, block, atau punya move khusus?
- Lihat kebiasaan mereka saat bangun dari knockdown. Apakah mereka reversal, backdash, atau block?
- Identifikasi gerakan andalan mereka. Combo apa yang selalu mereka cari?
Fase 2: Adaptasi & Eksploitasi - Jika lawan sering melompat, siapkan anti-air-mu sebagai prioritas utama.
- Jika mereka defensif dan suka block, mulai sisipkan throw atau overhead/low mix-up.
- Jika mereka agresif, gunakan gerakan dengan armor atau invincibility frame (seperti reversal dp) untuk melawan tekanan mereka—tapi jangan disalahgunakan, karena bisa dihukum berat jika terbaca.
Fase 3: Kontrol Mental - Gunakan emote atau taunt yang aman (setelah knockdown besar) untuk memancing emosi.
- Ubah ritme seranganmu. Jangan selalu kombo panjang; terkadang, berhenti di tengah string dan grab mereka yang sedang block.
- Jika kamu kalah satu round, jangan langsung ganti karakter. Seringkali, masalahnya adalah strategi, bukan karakternya.
FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Muncul di Komunitas
Q: Karakter mana yang terbaik untuk pemula di WW23?
A: “Sentinel” sangat direkomendasikan. Dia memiliki toolkit yang lengkap (projectile, anti-air yang bagus, kombo sederhana), health pool yang decent, dan mengajarkan fundamental spacing netral yang baik. Dia tidak terlalu spesialis, jadi kamu bisa belajar semua aspek permainan.
Q: Apakah saya harus menghafal semua kombo panjang untuk bisa menang?
A: Tidak mutlak. Kombo 10-hit yang mewah itu keren, tapi konsistensi adalah raja. Lebih baik kuasai 2-3 kombo sederhana yang bisa kamu lakukan 100% akurat dari berbagai situasi (anti-air confirm, punish dari block, dari jump-in) daripada kombo rumit yang sering gagal di tengah jalan. Damage yang terjamin lebih baik daripada damage potensial yang gagal.
Q: Bagaimana cara melawan pemain yang hanya block dan menunggu kesalahan saya?
A: Kamu menghadapi “turtle player”. Kamu perlu memaksa mereka untuk bereaksi. Gunakan:
- Throw: Melewati block.
- Overhead/Low Mix-up: Gerakan yang harus di-block berdiri vs jongkok.
- Shimmies: Maju seolah-olah akan throw, lalu mundur cepat untuk menghindar dan menghukum whiff throw mereka.
Teknik ini membutuhkan latihan, tapi ini adalah skill penting untuk naik level.
Q: Saya selalu kena terjang saat mencoba mendekati zoner seperti Spectre. Apa yang salah?
A: Kemungkinan besar, pendekatanmu terlalu linier dan dapat diprediksi. Jangan hanya berjalan maju. Variasikan dengan:
- Lompat dengan timing berbeda (jangan selalu lompat dari jarak yang sama).
- Forward dash di belakang cover projectile (jika karaktermu memilikinya).
- “Walk and block” – maju perlahan sambil block, manfaatkan celah recovery projectile lawan. Intinya adalah membaca pola projectile lawan dan meresponsnya, bukan sekadar nekat menerobos.